zymanq.com

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

java + Netbeans IDE

netbeans

Semakin hari saya semakin suka dengan java, awalnya karena tugas OOT yang mengharuskan membuat program berbasis OO(Objek Oriented), disitulah saya mulai mengenal java dengan editornya Netbeans IDE, pertama memang ga familiar dengan Netbeans IDE, tapi setelah mengutak-atik lama kelamaan semakin enak digunakan karena kemudahannya, dan java sebagai pemograman pavorit saya. Untuk pertama kalinya mengenal java saya dikenalkan dengan JSP, Servlet dan Hibernate, dengan sedikit susah payah mempelajarinya, karena harus menyatukan antara perancangan menggunakan UML, konsep OOP, MVC programming dan framework yang baru kita kenal, pokonya untuk saya sendiri seperti bayi yang baru berlatih merangkak karena itu awal mulanya mengenal java, saat itu kelompok saya memilih untuk membuat aplikasi e-commerce dengan menggunakan Java, dengan pengalaman belajarnya, saya semakin menyukai java dengan Netbeans sebagai editornya.

Netbeans dikembangkan oleh team dari Sun, dukungan Netbeans terhadap framework standard keluaran Sun dan JCP termasuk “first Class”. Netbeans juga salah satu IDE pertama yang mendukung Java EE 5, dan 7 alasan kenapa menggunakan Netbeans” :

1. Mattise GUI Builder
yang memungkinkan pengembangan aplikasi java desktop menggunakan visual GUI Designer. Matisse memanfaatkan Group Layout yang dikembangkan oleh swing engineer untuk  menjadi fondasi layouting bagi aplikasi swing. Dengan adanya Mattise ini kita ga usah membuat aplikasi swing dengan coding semuanya , just drag and drop.

2. Netbeans Mobility Pack
Development Java ME menggunakan Mobility Pack menjadi lebih mudah, Netbeans menyediakan komponen yang dapat ditambahkan dengan mudah. Flow Editor membuat lebih mudah dalam merancang “aliran” aplikasi Java ME secara visual, semuanya dilakukan hanya dengan drag and drop sederhana untuk merancang “aliran” aplikasi Java ME.

3. Netbeans Enterprise Pack
Digunakan untuk mengembangkan aplikasi Java EE dan aplikasi berbasi SOA. Kita bisa memebuat bussiness process menggunakan BPEL secara visual. SElain itu kita juga dapat membuat WSDL dan XML Schema secara visual. Semua kebutuhan untuk mengembangkan aplikasi berbasis SOA telah terdapat secara lengkap di dalam Netbeans Enterprise Pack.

4. UML Designer
Dengan adanya UML Designer memudahkan kita untuk mendesain aplikasi berbasis OOP. Hanya dengan membuat design UMLnya kita bisa menggenerate class java secara otomatis, ato sebaliknya dari class kita bisa membuat design uml nya. Proses ini mengurangi waktu yang diperlukan untuk mendesign API dari aplikasi yang akan kita kembangkan. Mungkin proses ini diperlukan jika aplikasi yang dikembangkan berukuran cukup besar, sehingga anggota tim tidak harus repot-repot untuk membaca coding temennya untuk mengetahui API atau arsitektur dari aplikasi. Hanya dengan melihat UML maka anggota tim dengan mudah dapat memahami arsitektur aplikasi.

5.Netbeans Visual Web Pack
Memungkinkan pengembangan aplikasi Java EE 5 dengan ditambah fungsionalitas dari JSF-AJAX. Pack ini memungkinkan kita membangun sebuah aplikasi web secara visual dengan menggunakan operasi drag-n-drop.

6. Netbeans Profiler
Dengan Netbeans Profiler kita dapat: Memonitor Aplikasi, menganalisis performance, menganalisis sebagian kode program, penggunaan memory dan custom profiling. Pack ini akan Sangat dibutuhkan jika berfokus pada optimasi aplikasi.

7. free

bagi saya semua alasan diatas cukup menggambarkan mengapa saya menyukai java & Netbeans.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

4 Responses to “java + Netbeans IDE”


  • kenapa ya saya susah sekali buat ngerti pemrograman berbasis java ini??? bisa ngasih saran ga supaya kita bisa suka belajar ini n kemudian kaya kamu yang udah jago kayanya…di bhsa java???

  • wah saya belum mahir java, masih harus terus banyak belajar, soalnya teknologi nya belum terexplore semuanya, menurut yang saya pelajari sih kalo standarnya

    Algoritma
    Seperti pemograman lainnya inti bikin program harus tau algoritma nya, seperti kalo mau pergi ke pasar harus naek angkot ato naek motor, trus jalurnya ke jalan mana aja, hingga akhirnya nympe ke pasar.

    Pemograman dasar
    - Struktur kontrol (while, for, if)
    Ga terlalu jauh berbeda sama bahasa pemograman lainnya

    - Struktur data
    collection, hash dll

    Konsep OOP
    ini yang paling penting untuk mengerti java, harus mengerti konsep OOP, tentang class , objek, inheritance, polimorphisme, abstrack, interface dll.

    Kalo dah mahir yang diatas, bakal lebih mudah untuk belajar java lanjut termasuk untuk ngeexplore J2SE, J2EE, J2ME. dan kemauan keras, terus mencoba semua yang ada di java.

  • waduh..
    aku masih bingung membedakan antara program yang OO dan yang tidak OO…
    tolong bantuannya ya…

    • OOP(Objek oriented programming), kalo yang oo terdiri dari class dan objek, dan didalam kelasnya terdapat method2nya. kalo yang ga oo mah fungsi2 semua ga terstruktur.

Leave a Reply